cool hit counter

PDM Kabupaten Sragen - Persyarikatan Muhammadiyah

 PDM Kabupaten Sragen
.: Home > Artikel

Homepage

Program Kerja

.: Home > Artikel > PDM
11 Agustus 2013 02:40 WIB
Dibaca: 2269
Penulis :

ARAH KEBIJAKAN

PIMPINAN DAERAH MUHAMMADIYAH

KABUPATEN SRAGEN

TAHUN 2013 / 2014

 

A.        Visi Ideal Muhammadiyah

Terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

B.        Misi Ideal Muhammadiyah

(1)      Menegakkan Tauhid yang murni berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah.

(2)   Menyebarluaskan dan memajukan Ajaran Islam yang bersumber pada Al-Quran dan As-Sunnah yang shahihah/maqbulah.

(3)  Mewujudkan Islam dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat.

 

C.          Usaha Muhammadiyah :

Muhammadiyah didirikan dengan maksud dan tujuan untuk menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.  Dalam mewujudkan tujuan atau visi idealnya  itu Muhammadiyah  melakukan usaha-usaha yang dilaksanakan secara tersistem.  Usaha Muhammadiyah diwujudkan dalam bentuk amal  usaha, program, dan kegiatan yang meilput:

(1)            Menanamkan keyakinan, memperdalam dan  memperluas pemahaman, meningkatkan pengamalan, serta menyebarluaskan ajaran Islam  dalam berbagai aspek kehidupan;

(2)            Memperdalam dan mengembangkan pengkajian ajaran  Islam dalam berbagai aspek kehidupan untuk mendapatkan kemurnian dan kebenarannya;

(3)            Meningkatkan semangat ibadah, jihad, zakat, infak, wakaf, shadaqah, hibah, dan amal  shalih lainnya;

(4)            Meningkatkan harkat, martabat, dan kualitas sumberdaya manusia agar berkemampuan tinggi serta berakhlaq mulia;

(5)            Memajukan dan memperbaharui  pendidikan dan kebudayaan, mengembangkan  ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni,  serta meningkatkan penelitan;

(6)            Memajukan perekonomian dan kewirausahaan ke arah  perbaikan hidup yang berkualitas;

(7)            Meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan  masyarakat;

(8)            Memelihara, mengembangkan, dan mendayagunakan sumberdaya alam dan lingkungan untuk kesejahteraan;

(9)            Mengembangkan komunikasi, ukhuwah, dan kerjasama  dalam berbagai bidang dan kalangan masyarakat dalam dan luar negeri;

(10)        Memelihara  keutuhan bangsa serta berperan aktf dalam kehidupan berbangsa dan bernegara;

(11)       Membina dan meningkatkan kualitas serta kuanttas anggota sebagai pelaku gerakan;

(12)       Mengembangkan sarana, prasarana, dan sumber dana untuk mensukseskan gerakan termasuk membangun radio dakwah Muhammadiyah Sragen;  

(13)       Mengupayakan penegakan hukum, keadilan, dan kebenaran serta meningkatkan pembelaan  terhadap masyarakat; dan

(14)       Usaha-usaha lain yang sesuai dengan maksud dan tujuan Muhammadiyah (ART Muhammadiyah pasal 3.).

 

D.          Gambaran Umum Program

Penyusunan Program Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sragen pasca RAPIMDA III kali ini meralisasikan program yang diputuskan dalam Musyawarah Daerah periode Muktamar ke – 46 dan RAPIMDA II yang mekanisme, arah dan pengorganisasiannya disesuaikan dengan potensi dan permasalahan di Sragen. Pembuatan Program Kerja ini tentunya telah diadakan evaluasi dan pertimbangan yang matang atas pelaksanaan program kerja tahun sebelumnya. Hal ini dilakukan karena Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) merupakan tempat koordinasi administrasi, pengorganisasian dan pelaksanaan program Nasional dan program wilayah Muhammadiyah agar tercapai kesuksesan program di tingkar daerah. Kandungan program meliputi dua hal, kegiatan terprogram yang akan dilaksanakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan acuan program yang akan dijabarkan dalam program Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting serta program Ortom dan amal usaha di tingkat daerah.

Sebagaimana Program Muhammadiyah periode muktamar ke – 46 , difokuskan pada penataan kembali manajemen organisasi dan jaringan agar mampu dan efektif untuk menjadi gerakan Islam yang maju, professional dan modern serta untuk meletakkan landasan yang kokoh bagi peningkatan kualitas Persyarikatan dan amal usaha.

Program periode ini menitikberatkan pada tiga hal utama, yaitu penguatan organisasi, pemantapan perencanaan dan pengembangan konsistensi kesungguhan seluruh jajaran Persyarikatan untuk menjabarkan dan merealisasikan program kerja.

Penyusunan program didasari dengan prinsip ketauhidan, kerahmatan, kekhalifahan, kerisalahan, kemaslahatan, rasionalitas dan keilmuan, kreativitas local dan desentralisasi proposional serta fleksibilitas, efektivitas dan efisiensi.

E.             Tujuan

Tertatanya organisasi dan jaringan agar mampu dan efektif untuk menjadi gerakan Islam yang maju, professional dan modern, serta untuk meletakkan landasan yang kokoh bagi peningkatan kualitas Persyarikatan dan amal usaha Muhammadiyah.

F.          Prioritas Program Kerja

Untuk jangka waktu satu tahun ke depan, beberapa prioritas yang menjadi pertimbangan penting dalam merumuskan gerak langkah Persyarikatan. Urutan prioritas dirumuskan sebagai  berikut :

1.         Penguatan organisasi di semua lini, termasuk pemberdayaan ranting dengan prioritas bagi penguatan kinerja pimpinan, pemantapan manajemen serta perluasan jaringan organisasi.

2.         Peningkatan kualitas lembaga dan amal usaha Muhammadiyah dan peran sertanya dalam proses perkaderan dan dakwah sehingga Persyarikatan Muhammadiyah berfungsi optimal sebagai gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar.

3.         Penguatan Ideologi Muhammadiyah serta pengembangan tajdid di bidang tarjih dan pemikiran Islam secara intensif dengan menguatkan kembali rumusan-rumusan teologis seperti tauhid sosial, serta gagasan operasional seperti dakwah jamaah, dengan tetap memperhatikan prinsip dasar organisasi dan nilai Islam yang hidup dan menggerakkan.

4.         Pengembangan dan pembinaan kader baik dalam peningkatan kader, pimpinan dan anggota sebagai pelaku gerakan.

G.          PROGRAM KERJA PIMPINAN ( BIDANG KONSOLIDASI ORGANISASI)

Prioritas program tahun 2013-2014 ini masih banyak meletakkan program – program tahun sebelumnya, karena menurut pemahaman Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Sragen masih banyak program prioritas yang belum bisa dilaksanakan secara maksimal. Walaupun ada beberapa penambahan dan pengurangan, karena menyesuaikan perkembangan dan kondisi yang ada. Beberapa program prioritas tersebut adalah :

1.        Menanamkan dan meningkatkan pengamalan Ideologi Muhammadiyah pada Pimpinan Persyarikatan, Kader, Pimpinan dan Pengelola Amal Usaha Muhammadiyah serta warga Muhammadiyah di Sragen.

Indikator keberhasilan :

1)     Tertanam dan terlaksananya faham keagamaan Muhammadiyah dalam kehidupan sehari – hari oleh Pimpinan, Kader, Pimpinan dan pengelola AUM serta warga persyarikatan Muhammadiyah Sragen.

2)     Adanya pengajian tentang Manhaj Muhammadiyah baik Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah, Pedoman Hidup Islami Muhammadiyah dan fatwa – fatwa Tarjih yang diselenggarakan baik untuk Pimpinan maupun pengelola Amal Usaha Muhammadiyah.

3)     Adanya komitmen bersama antara Pimpinan dan Warga Muhammadiyah untuk senantiasa tunduk dan patuh terhadap keputusan – keputusan persyarikatan.

 

2.      Memberikan perhatian yang serius dan sistematis terhadap Pengembangan dan pembinaan kader baik dalam peningkatan kader, pimpinan dan anggota sebagai pelaku gerakan.

Indikator keberhasilan :

1)     Adanya transpormasi perkaderan yang baik dan sistematis, baik di tingkat pimpinan maupun pada pengelola amal Usaha Muhammadiyah.

2)     Adanya pembinaan yang sistematis pada kader pimpinan dan kader pengelola Amal Usaha Muhammadiyah sehingga menjadi kader yang militan.

3)     Adanya integritas dan loyalitas kader pimpinan dan kader pengelola Amal Usaha terhadap gerak persyarikatan Muhammadiyah.

4)     Adanya prioritas bagi kader – kader Muhammadiyah yang berasal dari Ortom Muhammadiyah yang akan mengabdikan diri pada Amal Usaha Muhammadiyah.

5)     Adanya penghargaan (reward) bagi kader – kader yang mempunyai dedikasi, militansi dan komitmen yang sungguh – sungguh terhadap persyarikatan dan adanya sanksi kepada kader – kader yang tidak mempunyai komitmen terhadap perysarikatan.

6)     Merealisasikan /memberi subsidi kegiatan ortom tingkat daerah.

7)     Penggiatan Iuran Wajib Anggota Muhammadiyah.

 

3.        Memberi perhatian serius pada pengembangan, pembinaan dan pemberdayaan cabang dan ranting Muhammadiyah.

Indikator keberhasilan :

1)     Semua Pimpinan Cabang Muhammadiyah menjadi aktif.

2)     Semua Pimpinan Ranting sudah melakukan musyran dan pelantikan

3)     Mengupayakan terbentuknya Pimpinan Ranting di Kelurahan/Desa yang belum ada PRM.

4)     Mengupayakan 80 % PRM dari 68 desa/keluarahan yang belum terbentuk.

5)     Mengupayakan PCM Unggulan yang diprogramkan tahun lalu ; Sragen, Karangmalang, Masaran, Gemolong, Sukodono  menjadi Cabang Percontohan / model untuk pengembangan cabang yang lain.

 

4.        Pengamanan Aset – asset Muhammadiyah Sragen

Indikator Keberhasilan :

1)     Tersertifikatkan atas nama Muhammadiyah tanah – tanah wakaf milik Muhammadiyah.

2)     Terdatanya asset – asset Muhammadiyah se- Kabupaten Sragen.

 

5.        Mengembangkan dan mempertahankan ijin PKU Muhammadiyah Sragen.

Indikator Keberhasilan :

1)     Ijin RS PKU Muhammadiyah tetap diberikan

2)     Terpenuhinya sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk mendapatkan ijin RS PKU.

3)     Menjadikan RS PKU MUhammadiyah sebagai Rumah Sakit rujukan pasien.

 

6.        Meningkatkan dan mengembangkan Pendidikan Muhammadiyah Sragen menjadi Lembaga Pendidikan Unggulan.

 

Indikator Keberhasilan :

1)     Terealisasinya Ponpes DIMSA sebagai wadah Perkaderan Muhammadiyah Sragen.

2)     Terealisasinya SD/SMP/SMA/SMK Muhammadiyah Unggulan di Sragen.

3)     Terlaksananya kekhususan pendidikan di Muhammadiyah; aplikasi pelaksanaan amalan ibadah dan agama yang lebih mewarnai proses belajar mengajar.

4)     Terealisasinya pembentukan karakter bangsa melalui kegiatan ekstra kepanduan Hizbul Wathan, melalui program;

a.      Penggunaan seragam HW bagi guru dan karyawan Perguruan Muhammadiyah yang dipakai seminggu sekali.

b.      Menjadikan satu – satunya kepanduan di Perguruan Muhammadiyah adalah Hizbul Wathan, hal ini sesuai dengan SK Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah No. 28/KEP/I.4/F/2008, tentang Panduan Pembinaan Ortom di sekolah Muhammadiyah ( tidak ada dualism kepanduan).

5)     Pimpinan Daerah Muhammadiyah membuatkan Tata Upacara Bendera bagi sekolah – sekolah Muhammadiyah.

7.        Mengembangkan, Menfungsikan dan mengefektifkan keberadaan Gedung Dakwah Muhammadiyah sebagai pusat administrasi dan pusat kegiatan dakwah Muhammadiyah Sragen.


Tags:
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori :

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website